Ia berharap pihak perusahaan tidak mengabaikan persoalan tersebut dan segera mengambil langkah konkret agar aliran listrik di kedua dusun dapat kembali normal.
Hingga saat ini, masyarakat masih menantikan kejelasan penanganan atas dugaan kerusakan kabel listrik tersebut.
Warga berharap pihak perusahaan segera turun tangan, berkoordinasi dengan pihak PLN, serta memastikan proses perbaikan dilakukan secepatnya.
Persoalan ini bukan semata-mata mengenai padamnya listrik, melainkan juga menyangkut tanggung jawab atas dampak aktivitas kendaraan yang diduga menyebabkan kerusakan fasilitas umum.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun PLN mengenai penyebab pasti pemadaman dan langkah penanganan yang akan dilakukan.
Dugaan keterlibatan truk molen masih memerlukan konfirmasi dari pihak perusahaan dan PLN. Berita ini dapat diperbarui setelah terdapat keterangan resmi dari pihak-pihak terkait.

