Sumenep – Kondisi bangunan SDN Sukajeruk 1, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, memprihatinkan. Tiga ruang kelas dilaporkan ambruk sejak tiga tahun lalu, tetapi hingga kini belum juga mendapatkan perbaikan.
Peristiwa ambruknya bangunan tersebut memang tidak sampai menimbulkan korban karena terjadi saat libur Ramadan, ketika tidak ada aktivitas siswa di dalam kelas.
Namun, kondisi bangunan yang tak kunjung diperbaiki memunculkan kekhawatiran terhadap keselamatan siswa di sekolah, sekaligus menimbulkan pertanyaan mengenai perhatian terhadap kelayakan sarana pendidikan di wilayah kepulauan.

Kerusakan yang berlangsung selama bertahun-tahun itu menjadi persoalan serius yang membutuhkan penanganan segera. Sebab, ruang kelas yang aman dan layak merupakan kebutuhan mendasar untuk menunjang proses belajar mengajar, bukan sekadar fasilitas pelengkap.
Kepala SDN Sukajeruk 1, Bapak Hadir, S.Pd.MM menyampaikan harapannya agar pemerintah dan instansi terkait segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi bangunan sekolah yang rusak tersebut.
Menurutnya, perbaikan ruang kelas sangat dibutuhkan agar kegiatan pendidikan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman. Terlebih, keterbatasan ruang saat ini turut berdampak pada proses pembelajaran di lingkungan sekolah.


