Pamekasan – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXII Kabupaten Pamekasan resmi dibuka di area Monumen Arek Lancor, Pamekasan. Kegiatan tersebut mengusung tema “MTQ sebagai Momentum Membumikan Al-Qur’an dan Mewujudkan Generasi Pamekasan yang Qur’ani.”
Pembukaan MTQ ditandai dengan sambutan Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman yang mengajak seluruh masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, Al-Qur’an tidak hanya menjadi pedoman dalam beribadah, tetapi juga menjadi sumber nilai, akhlak, serta tuntunan dalam membangun kehidupan bermasyarakat.
“Al-Qur’an itu secara keseluruhan merupakan akhlak dari Rasulullah SAW. Ketika kita mengadakan kegiatan apapun terkait Al-Qur’an, maka di situ terkandung nilai-nilai yang sangat positif yang akan membawa kita kepada kemajuan hakiki yaitu baldatun toyyibatun warabbun ghafur,” ujar Kholilurrahman.
Ia menegaskan, pelaksanaan MTQ hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai ajang perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur’an.
Lebih dari itu, MTQ diharapkan menjadi momentum untuk mendekatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dengan nilai-nilai Al-Qur’ani.
“Kita sangat membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, akan tetapi juga memiliki akhlak mulia, keteguhan iman serta kepedulian terhadap sesama,” katanya.
Kholilurrahman menjelaskan, membumikan Al-Qur’an berarti menghadirkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan nyata. Nilai tersebut, kata dia, harus tercermin dalam sikap, perilaku, kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan pekerjaan.

