Solihin menilai dugaan penyalahgunaan BBM subsidi bukan perkara sepele. Menurut dia, apabila benar terdapat praktik penimbunan atau penyalahgunaan distribusi solar subsidi, maka persoalan tersebut menyangkut kepentingan masyarakat luas sekaligus potensi kerugian akibat subsidi yang tidak tepat sasaran.
LIRA Kembali Datangi Polres, Soroti Respons Kapolres
Tidak berhenti pada laporan awal, Solihin mengaku kembali mendatangi Mapolres Bangkalan untuk meminta kejelasan mengenai tindak lanjut atas informasi yang telah disampaikannya.
Namun, ia mengaku tidak mendapatkan respons langsung dari Kapolres Bangkalan.
“Kami sudah datang lagi ke Polres Bangkalan. Kami juga mencoba menghubungi Kapolres melalui telepon maupun WhatsApp, tetapi sampai sekarang tidak ada respons yang kami terima,” ungkap Solihin.
Kondisi tersebut membuat LIRA mempertanyakan sejauh mana laporan masyarakat dan hasil investigasi lapangan mengenai dugaan penyalahgunaan solar subsidi benar-benar ditindaklanjuti.
“Kami datang bukan untuk menuduh siapa pun bersalah. Kami meminta polisi memeriksa. Kalau memang tidak ada pelanggaran, silakan dibuktikan. Tetapi kalau ada pelanggaran, jangan dibiarkan. Yang kami persoalkan adalah dugaan aktivitasnya dan kami meminta aparat melakukan penyelidikan secara profesional,” tegas Solihin.
Ia menambahkan, LIRA siap menyerahkan informasi maupun bukti pendukung yang dimiliki kepada aparat penegak hukum untuk dilakukan verifikasi.

