Kemilau Madura Semarakkan Hari Jadi Pamekasan ke-496, Pemkab Perkuat Semangat Kebersamaan

jatiminfo.id
Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan membuka acara malam kemilau di Madura momentum memperingati hari jadi Pamekasan ke-496. (Foto : JatimInfo.id).

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki makna penting tentang bagaimana perbedaan dapat menjadi kekuatan untuk membangun persatuan.

Perbedaan, kata dia, bukan penghalang untuk hidup bersama, melainkan kekayaan yang harus dirawat sebagai kekuatan dalam membangun daerah.

Malam puncak Hari Jadi Pamekasan ke-496 juga semakin istimewa dengan penyerahan sejumlah penghargaan dan kado untuk Kabupaten Pamekasan.

Di antaranya penyerahan Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) dari Kementerian Kebudayaan RI sebagai bentuk pengakuan terhadap kekayaan tradisi Pamekasan.

Selain itu, terdapat penyerahan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kanwil Kementerian Hukum Jawa Timur sebagai bentuk perlindungan terhadap karya dan kreativitas masyarakat.

Pamekasan juga menerima kado dari BPJS Kesehatan berupa dibukanya kembali layanan BPJS Kesehatan bagi masyarakat Pamekasan.

READ -  Bupati Pamekasan Dorong Pantai Jumiang Jadi Destinasi Wisata Halal dan Penggerak Ekonomi

Kemudian, Pamekasan meraih dua penghargaan dalam Wilwatikta Awards 2026, masing-masing atas keberhasilan dalam pengentasan kemiskinan serta inisiatif terkait Indeks Pembangunan Manusia dan kesejahteraan sosial.

Penghargaan lainnya diberikan Media Suara Indonesia melalui Anugerah Apresiasi Tokoh 2026 sebagai tokoh partisipatif penggerak pembangunan dan pelayanan.

Bupati menegaskan bahwa berbagai penghargaan tersebut bukan semata-mata untuk dirinya maupun wakil bupati, melainkan merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.

“Indonesia tidak akan bersinar dengan lampu besar yang hanya jumlahnya dua orang, tapi akan bersinar dengan lilin-lilin kecil yang tersebar di desa dan di masyarakat, begitupun Kabupaten Pamekasan,” pungkasnya.