Jaga Kesehatan Santri IBS PKMKK, Dinkes Pamekasan Menyiapkan Generasi Unggul

jatiminfo.id
Aksi bergizi Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan bersama Puskesmas Talang dan MTs/MA Kyai Mudrikah Kembang Kuning. (Foto: Istimewa).

Dengan adanya kerja sama tersebut, program kesehatan di lingkungan pesantren diharapkan memiliki landasan kelembagaan serta dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan terukur.

Dalam kegiatan tersebut, Rizki Syamlan, S.KM., MM., selaku Koordinator Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat bersama tim Puskesmas Talang turut memberikan edukasi mengenai pentingnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan pesantren.

Selain itu, Dokter Umum Puskesmas Talang, dr. Feny Retno Ningrum, memberikan edukasi mengenai kewaspadaan terhadap penyakit kulit menular, salah satunya skabies.

Menurutnya, skabies perlu diwaspadai di lingkungan dengan kepadatan hunian yang tinggi. Karena itu, kebersihan diri dan lingkungan menjadi bagian penting dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut.

READ -  Warga Alas Kembang Keluhkan Tarif Biaya Berobat di Pustu Binoh Burneh Mahal

Perhatian terhadap kesehatan santri juga mencakup kualitas air yang digunakan sehari-hari di lingkungan IBS PKMKK.

Prof. Achmad Muhlis meminta Puskesmas Talang bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan melakukan pengujian laboratorium terhadap sampel air yang digunakan santri, termasuk air bor.

Pengujian tersebut diharapkan dapat memastikan kualitas dan kelayakan air yang digunakan, sekaligus mendeteksi kemungkinan adanya kandungan yang berisiko terhadap kesehatan.

Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya pencegahan dini agar sumber air yang digunakan para santri benar-benar aman dan tidak menjadi faktor risiko munculnya maupun penularan penyakit.