Bangkalan – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, melakukan kunjungan ke Puskesmas Kokop, Kamis (29/10/2026), untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mengevaluasi upaya penurunan angka stunting di Kecamatan Kokop.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati meninjau perkembangan pelayanan kesehatan serta berbagai program yang dijalankan Puskesmas Kokop dalam menangani balita stunting dan gizi buruk.

Kepala Puskesmas Kokop, Zaitun Ermawati, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah langkah strategis untuk mempercepat penurunan angka stunting. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas sektor bersama BP3P dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan.
Beberapa langkah yang telah dilakukan di antaranya validasi data di 13 desa melalui penimbangan dan pemeriksaan ulang balita stunting, pemasangan stiker rumah pemantauan bagi keluarga dengan balita stunting dan ibu hamil berisiko tinggi, serta pemberian susu protein kepada sasaran.
“Beberapa langkah strategis sudah kami lakukan untuk mempercepat penurunan angka stunting di Kecamatan Kokop,” ujarnya.
Selain itu, Puskesmas Kokop juga melakukan pemeriksaan ulang kelayakan timbangan bayi di setiap posyandu, sekaligus memberikan pembinaan dan pelatihan kepada kader untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa.
“Untuk balita stunting dan gizi buruk, kami fasilitasi pemeriksaan ke dokter spesialis anak di RSUD Bangkalan dengan pendampingan penanggung jawab gizi Puskesmas. Kegiatan seperti ini sudah berjalan selama dua tahun di Puskesmas Kokop,” jelas Zaitun.

