Retribusi Pasar Hewan Disorot, LIRA: Potensi Kebocoran PAD dan Pengadaan Kontainer Sampah

jatiminfo.id
Bupati Lira yang dipimpin oleh Solihin bersama jajaran saat menggelar audensi ke Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopumdag) Kabupaten Bangkalan. (Foto : Jatiminfo.id).

Mulai dari perencanaan, spesifikasi barang, harga satuan, jumlah unit, penyedia, hingga realisasi pembayaran dinilai penting untuk ditelusuri.

Kepala Diskopumdag Bangkalan, Rasuli, memberikan klarifikasi bahwa pengadaan kontainer bak sampah yang dipersoalkan tersebut berlangsung sebelum dirinya menduduki jabatan sebagai kepala dinas.

“Pengadaan itu dilakukan sebelum saya menjabat,” kata Rasuli dalam audiensi.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi catatan tersendiri bagi LIRA.

Menurut Solihin, persoalan pengadaan tidak semestinya berhenti pada siapa yang sedang menjabat. Yang harus dibuktikan adalah apakah proses pengadaan dilakukan sesuai ketentuan dan apakah nilai pengadaannya wajar.

“Kami tidak mempersoalkan siapa yang menjabat sekarang. Kalau pengadaan itu memang terjadi sebelum beliau menjabat, tentu harus dilihat siapa pejabat dan pihak yang bertanggung jawab pada saat kegiatan tersebut dilaksanakan,” jelasnya.

READ -  Soroti Krisis Pupuk di Bangkalan, GMNI Desak Dinas Pertanian Bertindak Untuk Masyarakat

“Tetapi yang lebih penting, kami ingin melihat dokumennya. Berapa harga satuannya, bagaimana spesifikasinya, siapa penyedianya, berapa jumlah barangnya dan apakah barang tersebut benar-benar diterima serta dimanfaatkan,” imbuh Solihin.

Solihin menegaskan, LIRA tidak ingin menjadikan audiensi sebagai forum saling tuding.

Namun, jika dari hasil penelusuran ditemukan adanya ketidaksesuaian antara regulasi, pelaksanaan dan pertanggungjawaban anggaran, maka menurutnya hal tersebut harus ditindaklanjuti.