Opini  

Pandangan Sukses bagi Santri

jatiminfo.id
Prof. Dr. KH. Mohammad Hasan, M.Ag. (Pengasuh PP Al Hikam Kemayoran

Dalam salah satu sesi acara Purna Siswa Kelas IX SMP Al Hikam Kemayoran yang dilaksanakan di aula sekolah pada 31 Mei 2026, Pengasuh Al Hikam menyampaikan pandangannya mengenai makna kesuksesan bagi seorang santri.

Prof. Dr. KH. Mohammad Hasan, M.Ag. menyampaikan dua ciri yang dapat menjadi indikator kesuksesan seorang santri. Pertama, kesungguhan dalam belajar. Menurut beliau, dalam jangka waktu tiga tahun, santri yang bersungguh-sungguh dalam belajar pasti akan menguasai beberapa bidang keilmuan. Beliau mencontohkan seorang penghafal Al-Qur’an yang fokus pada hafalan Al-Qur’an dapat menyelesaikan 30 juz dalam waktu 18 bulan.

Namun, berbeda dengan santri di SMP Al Hikam Kemayoran. Siswa-siswi di sekolah tersebut tidak hanya fokus pada satu mata pelajaran, melainkan mempelajari berbagai bidang sekaligus. Tahfidz, Al-Miftah, bahasa Inggris, dan seluruh mata pelajaran di SMP mereka pelajari secara bersamaan.

READ -  Hardiknas di Era Eksperimen Kebijakan: Pendidikan Dikorbankan oleh Uji Coba Tanpa Arah

Di sinilah makna kesungguhan dalam belajar itu. Santri yang siap berlelah-lelah dalam belajar, bersabar melewati proses, serta melawan rasa malas, pasti mampu menguasai berbagai keilmuan.

“Semua pelajaran di SMP diajarkan. Hanya sekian waktu. Jadi kalau dia mampu baca kitab, lulus uji dari Sidogiri (tim penguji Al-Miftah), ini perlu diapresiasi oleh orang tuanya dan teman-teman. Ini berdarah-darah. Belajarnya luar biasa,” jelas Prof. Dr. KH. Mohammad Hasan, M.Ag., yang disambut tepuk tangan para hadirin.