Sementara itu, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengatakan, peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk memberikan semangat dan dorongan kepada generasi muda agar terus mengambil peran positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kita menyemangati, memberikan semangat dan dorongan kepada pemuda kita untuk terus mengarahkan kehidupan berbangsa dan bernegara kepada hal yang sangat positif, sehingga remaja dan pemuda kita arah pembangunannya menuju Indonesia Emas,” ujarnya.
Ia berharap, generasi muda Pamekasan maupun Jawa Timur mampu menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa dengan terus meningkatkan kreativitas, semangat kebangsaan, serta kepedulian terhadap sesama.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penampilan spektakuler sekitar 100 penari dari Sanggar Seni Makan Ati yang dipadukan dengan musik tradisional daul.
Penampilan tersebut semakin memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda Pamekasan untuk menunjukkan kekayaan seni dan budaya lokal di hadapan para tamu undangan.

