“Anak saya juga ingin menikmati MBG. Kami tidak meminta lebih, hanya berharap anak-anak di sekolah yang belum mendapatkan program ini bisa segera merasakannya,” tambahnya.
Persoalan ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait agar pelaksanaan program MBG di wilayah kepulauan seperti Masalembu dapat berjalan lebih merata.
Pemerintah dan pengelola program perlu memberikan penjelasan mengenai jumlah sekolah yang sudah menerima MBG, sekolah yang belum terjangkau, serta kendala yang menyebabkan layanan tersebut belum tersedia di seluruh satuan pendidikan.
Keterbukaan informasi diperlukan agar masyarakat mengetahui kondisi sebenarnya sekaligus memahami langkah yang akan ditempuh untuk memperluas jangkauan program pemerintah tersebut.



