Bangkalan – Menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks, Forum Ikatan Santri Kokop (ISKOP) Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata (PP.MUBA) sukses melaksanakan rangkaian “Gebyar Lomba” dalam rangka memperingati Milad ISKOP ke-25. Minggu, (30/03/2026).
Acara yang berlangsung Dusun Lajeren, Desa Tlokoh, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, menjadi momentum ini juga dirangkai dengan Pelantikan Pengurus ISKOP MUBA Masa Bakti 2026-2027 dan ceramah agama oleh RKH. Isma’il Al-Kholil, Pengasuh PP. Al-Muhajirun.

Ketua Umum ISKOP, Moh Ali Mosa Firdaus, menekankan bahwa kegiatan ini hadir sebagai oase rohani di tengah problematika masyarakat modern. Menurutnya, literasi kitab kuning dan hafalan Al-Qur’an adalah kunci untuk membendung pengaruh gaya hidup glamor serta aliran yang tidak jelas keabsahannya.
“Tujuan utama kami adalah membumikan ukhuwah islamiyah. Kami ingin menanamkan kearifan bersosialisasi dan menumbuhkan rasa percaya diri santri agar mereka mampu merealisasikan solusi atas problematika kehidupan dengan bimbingan spiritual yang kuat,” ujar Ali Mosa.
Senada dengan hal tersebut, Ma’ruf, salah satu alumni, menilai ISKOP telah berhasil bertransformasi menjadi jembatan antara tradisi pesantren dengan dinamika kontemporer.
“Secara epistemologis, ISKOP adalah manifestasi persatuan (ittihad). Kami berharap forum ini terus menjaga tradisi lama yang baik dan mengambil inovasi baru yang lebih baik,” ungkapnya.
