Sumenep – Slogan “Bismillah Melayani” merupakan tagline resmi pemerintahan Kabupaten Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo yang bertujuan untuk memberikan pelayanan publik yang prima dan responsif. Namun, implementasi slogan ini kerap mendapat sorotan dan keluhan dari masyarakat.
Seperti yang terjadi di Kecamatan Masalembu. Dimana masyarakat diresahkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang belum bisa beroperasi secara maksimal, sehingga masyarakat tidak bisa melakukan perekaman KTP-el akibat terjadinya kerusakan tersebut.
Saat di konfirmasi, Saidi Fatamsyah operator Sistem Aplikasi Kependudukan (Siak) Disdukcapil Kecamatan masalembu menjelaskan.Tidak hanya fasilitas yang terbatas namun jaringan internet yang tidak memadai juga menjadi salah satu faktor penghambat lainnya.
“untuk mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan, masyarakat harus menunggu kondisi jaringan benar-benar stabil, saat ini jaringan sering gangguan, peralatan yang ada sekarang rusak, jadi belum maksimal pada saat di operasikan,” ujarnya. Sabtu, (18/4/2026).
Abrori (54) salah satu warga desa sukajeruk merasa heran, kenapa sampai sekarang kerusakan tersebut tidak kunjung dilakukan perbaikan oleh pihak Disdukcapil, kami menilai Disdukcapil tidak maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat kepulauan.
”Ini jauh dari kondisi ideal, apalagi Dukcapil tidak bisa melakukan perekaman e-KTP secara mandiri untuk kepulauan. Mestinya pelayanan publik memberikan yang terbaik ke warga, bukan malah sebaliknya,” ujar Abrori warga desa sukajeruk saat di konfirmasi jatiminfo.id. Sabtu, (18/04/2026).
