Opini  

Gaji Guru Honorer, Cermin Pendidikan

jatiminfo.id
Putri Asna Zulfa.

Guru memiliki peran penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Melalui pendidikan, guru membantu peserta didik mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan karakter untuk menghadapi masa depan. Tanggung jawab besar tersebut belum selalu sejalan dengan kesejahteraan yang diterima sebagian guru honorer. Persoalan ini tidak hanya dibicarakan dalam forum pendidikan, tetapi juga menjadi perhatian masyarakat di media sosial, termasuk TikTok.

Berbagai komentar warganet memperlihatkan keprihatinan terhadap penghasilan guru honorer. Pilihan kata yang digunakan beragam, mulai dari ungkapan emosional hingga permainan kata yang menarik perhatian. Percakapan tersebut menunjukkan bahwa persoalan gaji guru tidak hanya berkaitan dengan nominal penghasilan, tetapi juga dengan penghargaan terhadap profesi pendidik. Bahasa yang digunakan warganet dapat menjadi gambaran cara sebagian masyarakat memaknai persoalan kesejahteraan guru.

READ -  KEK Madura: Pesta Besar Investor di Atas Tanah Orang Kecil

Representasi Kesejahteraan

Salah satu komentar yang menarik perhatian ditulis oleh akun TikTok @lele goyeng, yaitu “guru: banyak dituntut, gaji kek kentut”. Ungkapan tersebut mempertemukan dua keadaan yang dianggap tidak seimbang, yakni besarnya tuntutan pekerjaan dan kecilnya penghasilan guru. Frasa “banyak dituntut” menggambarkan tanggung jawab yang harus dijalankan, sedangkan ungkapan berikutnya menegaskan penilaian negatif terhadap besaran gaji. Komentar tersebut menggunakan humor untuk menyampaikan kritik terhadap persoalan kesejahteraan tenaga pendidik.