FKPB Desak Audit Total Serapan Dana BOS SDN Tajungan: Puluhan Juta Tak Sejalan dengan Kondisi Sekolah

jatiminfo.id
Slamet, Kepala SDN Tajungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, saat ditemui di Sekolah SDN Tajungan. (Foto : Jatiminfo.id).

Saat awak media kembali meminta penjelasan lebih rinci mengenai penggunaan sisa anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana tersebut, Slamet tampak kesulitan memberikan keterangan secara detail.

“Ya… untuk perbaikan-perbaikan itu,” ucapnya dengan nada ragu.

Ketika didesak menjelaskan item pekerjaan apa saja yang dibiayai dari anggaran puluhan juta rupiah tersebut, Slamet tidak dapat memberikan uraian secara jelas dan terperinci.

Menanggapi kondisi memprihatinkan SDN Tajungan yang masih memiliki ruang kelas rusak berat bahkan satu ruang kelas ambruk meski terdapat realisasi anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana lebih dari Rp50 juta pada Tahun Anggaran 2025, Ketua Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB), Taufik Nur Hidayat, meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan dan aparat pengawas segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh.

READ -  Desa Daleman Meriahkan HUT RI ke-80, Siapkan Festival Lomba Berhadiah Puluhan Juta

Menurut Taufik, kondisi fisik sekolah yang ditemukan di lapangan sangat bertolak belakang dengan besarnya anggaran pemeliharaan yang telah direalisasikan.

“Ini sangat memprihatinkan. Bagaimana mungkin anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana mencapai lebih dari Rp50 juta, tetapi faktanya masih ada ruang kelas yang rusak parah bahkan sampai ambruk dan tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Tentu hal ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat,” tegas Taufik kepada awak media.

Ia menilai penggunaan Dana BOS harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan transparan, terlebih dana tersebut berasal dari uang negara yang diperuntukkan untuk menunjang kualitas pendidikan.