Meski aksi batal, tuntutan yang disampaikan BAPER sebelumnya menyoroti pentingnya proses hukum yang transparan serta penanganan setiap dugaan tindak kekerasan berdasarkan bukti dan fakta hukum.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai langkah hukum yang akan ditempuh pihak terkait atas dugaan penjarahan dan pengancaman dengan senjata tajam tersebut.


