Hadapi Disrupsi AI, Jihadul Fata Darussholah Bekali Santri Kuasai Public Speaking

jatiminfo.id
Peserta menyimak seminar Public Speaking yang digelar Jihadul Fata Darussholah Pusat di Desa Pakong, Bangkalan, Kamis (29/10/2026). (Foto: Jatiminfo.id).

Bangkalan – Organisasi Jihadul Fata Pondok Pesantren Darussholah Pusat menggelar seminar public speaking bertema “Optimalisasi Public Speaking di Era Disrupsi Artificial Intelligence” di Desa Pakong, Kecamatan Modung, Bangkalan, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan yang diikuti 80 peserta tersebut menghadirkan Abdur Rohman, sebagai pemateri. Ia menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi, dan berkomunikasi secara efektif di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan AI.

Menurutnya, AI dapat membantu mengolah informasi, tetapi tidak boleh menggantikan kemampuan berpikir, karakter, dan tanggung jawab manusia dalam menyampaikan gagasan.

“Teknologi boleh semakin canggih, tetapi manusia tidak boleh kehilangan kemampuan dan berpikir kritis. AI bisa membantu kita mengolah informasi, tetapi keberanian menyampaikan gagasan, membangun argumentasi, dan mempertanggungjawabkan kebenaran,” ujarnya.

READ -  Proyek SMPN 3 Satu Atap Galis Mangkrak, Disdik Bangkalan Putus Kontrak dan Blacklist CV Putra Sakera

Sementara itu, Ketua Pendidikan, Ustaz Hasan, berharap seminar tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu meningkatkan keberanian santri dalam menyampaikan pendapat dan mengembangkan potensi diri.

“Jangan sampai kegiatan ini hanya menjadi agenda seremonial. Saya berharap peserta benar-benar mendapatkan bekal, memiliki keberanian menyampaikan pendapat, dan mampu mengembangkan potensi dirinya,” tegasnya.

Ketua Jihadul Fata, Ustaz Mustofa, juga mendorong santri agar percaya diri, kritis, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai keilmuan dan akhlak.