Mungkin sebab itulah saya semakin percaya bahwa tujuan akhir belajar bukanlah sekadar menguasai teori atau mengumpulkan gelar. Tujuan akhirnya adalah mematangkan cara kita memandang kehidupan. Sastra mengajarkan kepekaan, filsafat menumbuhkan kebijaksanaan, dan bahasa merawat keduanya agar tetap hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya. Ketika sastra menjadi jalan berfilsafat, kita tidak hanya belajar memahami teks. Kita sedang belajar memahami manusia, memahami diri sendiri, dan pada akhirnya belajar membaca realitas dengan hati yang lebih jernih.
Penulis:
Heri Isnaini adalah dosen sastra di IKIP Siliwangi, Kota Cimahi, Jawa Barat. Heri lahir di Subang pada 17 Juni dan memiliki minat yang mendalam terhadap dunia sastra beserta berbagai kajiannya. Tulisan-tulisannya telah dipublikasikan di beragam media massa, baik daring maupun cetak.

