Bangkalan — Polemik dugaan honor tidak sesuai kesepakatan di MBG As-Saidiyah Alas Kembang, Burneh, kian mengemuka. Seorang karyawan bernama Murni akhirnya muncul dalam sebuah video klarifikasi dan membenarkan bahwa rekaman suara yang beredar sebelumnya memang miliknya.
Dalam video tersebut, Murni pengakuan karyawan MBG As-Saidiyah Alas Kembang Burneh. Ia menyampaikan bahwa rekaman suara yang memuat keluhan soal honor memang dibuatnya, meski berdalih saat itu dirinya dalam kondisi lelah dan tidak berniat memviralkannya.
“Saya murni karyawan MBG As-Saidiyah Alas Kembang Burneh. Dengan video ini saya mau mengklarifikasi tentang rekaman suara yang kemarin. Saya tidak berniat memviralkan rekaman suara itu karena kondisi saya lagi capek, dan semua itu tidak benar,” ucap Murni.
Ia juga menyatakan bahwa honor para karyawan MBG As-Saidiyah saat ini telah dibayarkan sesuai prosedur. “Alhamdulillah, gaji karyawan sudah keluar sesuai prosedur,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang sempat timbul. Ia menduga ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan rekaman tersebut hingga akhirnya tersebar luas.
“Saya mohon maaf. Mungkin ada orang yang tidak menginginkan saya, dan rekaman suara itu disebarkan kepada pihak lain.” Ungkapnya.
Kendati demikian, kemunculan video klarifikasi tersebut justru semakin menguatkan adanya persoalan serius terkait pembayaran honor yang dinilai tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

