Video yang beredar memperlihatkan Murni menjelaskan duduk perkara sembari menegaskan bahwa keluhan yang ia suarakan merupakan kondisi yang dirasakan para karyawan. Keberadaan klarifikasi ini sekaligus menambah titik terang mengenai polemik internal MBG As-Saidiyah yang belakangan menjadi sorotan publik.
Namun sangat disayangkan, video klarifikasi tersebut justru hanya datang dari pihak karyawan MBG. Hingga kini, Ustadz Mohammad Seli yang disebut-sebut sebagai pengelola MBG As-Saidiyah Alas Kembang belum memberikan keterangan resmi terkait polemik honor tersebut.
Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media sejak isu ini mencuat juga tak membuahkan hasil. Pesan WhatsApp yang dikirimkan ke nomor pribadi Ustadz Mohammad Seli bahkan menunjukkan tanda centang biru dua, namun tidak direspons hingga berita ini diturunkan.
Salah satu wartawan setempat, inisial AZ, yang intens mengawal persoalan ini, membenarkan bahwa pihaknya telah berulang kali berusaha mendapatkan klarifikasi.
“Saya sudah mencoba menghubungi beliau lewat WhatsApp dan panggilan telepon, tapi tidak ada respons sama sekali. Pesannya centang biru, tapi tidak dibalas.” ujarnya.
Ia menambahkan, dirinya juga telah mendatangi langsung dapur MBG As-Saidiyah Alas Kembang Burneh untuk meminta penjelasan dari pihak pengelola. Namun, keberadaan Ustadz Mohammad Seli tidak diketahui.
“Saya sudah datang ke lokasi untuk meminta keterangan resmi, tapi beliau tidak ada di tempat. Ditelepon berkali-kali pun tidak diangkat,” tegasnya.

