Kapus Masalembu Bungkam soal Ibu Hamil hingga Meninggal, Evaluasi Pelayanan Kesehatan Disorot

jatiminfo.id
Ilustrasi Dian Maharani, Kepala Puskesmas (Kapus) Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep saat di ruang loket Pendaftaran Puskesmas Masalembu. (Foto : Jatiminfo.id).

Sumenep – Belum adanya tanggapan dari Kepala Puskesmas (Kapus) Masalembu terkait kasus meninggalnya seorang ibu hamil menuai sorotan masyarakat. Sikap Bungkam memunculkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi publik dan evaluasi pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Maktub Syarif, warga Desa Masalima Masalembu, mengaku heran karena hingga kini belum memperoleh penjelasan dari pihak Puskesmas Masalembu terkait peristiwa tersebut.

Ia menilai, kasus kematian ibu hamil merupakan persoalan serius yang membutuhkan perhatian dan respons dari pihak terkait.

“Jujur, saya sangat heran dengan sikap Kapus. Ini menyangkut nyawa manusia, bukan persoalan biasa. Seharusnya ada perhatian serius dan penjelasan kepada masyarakat agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya. Minggu, (17/10/2026).

READ -  Jelang Pemberangkatan Haji, Puskemas Socah Berikan Vaksinasi Meningitis pada Calon Jamaah

Menurutnya, persoalan itu perlu ada penjelasan mengenai langkah pelayanan yang telah dilakukan, termasuk upaya pencegahan risiko selama kehamilan, pemeriksaan rutin, edukasi kepada ibu hamil, hingga kesiapan tenaga kesehatan dalam menangani persalinan dengan risiko tinggi.

Dirinya juga mempertanyakan langkah konkret yang akan ditempuh Puskesmas Masalembu untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Baginya, masyarakat berhak mendapatkan kepastian bahwa fasilitas kesehatan mampu memberikan pelayanan yang responsif, profesional, dan mengutamakan keselamatan pasien.

“Jangan sampai masyarakat hanya mendapatkan pelayanan tanpa mengetahui bagaimana evaluasi dilakukan ketika terjadi peristiwa serius seperti ini. Harus ada langkah perbaikan yang jelas agar kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan tetap terjaga,” tegasnya.