Gandeng Jimly School, LPKAN dan Forjasi Siap Cetak SDM Hukum Profesional

jatiminfo.id
Jajaran pengurus Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) bersama Jimly School dan Forjasi Siap Cetak SDM Hukum Profesional. (Foto. Jatiminfoid).

Realisasi investasi Jawa Timur pada 2024 juga disebut mencapai Rp147,3 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 298.893 orang.

Sasar Profesional hingga Mahasiswa

Program CLA diarahkan untuk meningkatkan kompetensi di bidang audit hukum, sementara CCD difokuskan pada keahlian penyusunan kontrak yang dibutuhkan di dunia usaha maupun institusi.

Adapun CMC diarahkan pada kompetensi mediator dan konsiliator untuk mendukung penyelesaian sengketa secara non-litigasi.

Sedangkan CPCD menyasar kebutuhan profesional di bidang penyusunan kontrak pengadaan barang dan jasa.

Tidak hanya bagi profesional, kerja sama tersebut juga menghadirkan program khusus Asisten Mediator dan Asisten Contract Drafter bagi mahasiswa.

Program tersebut ditujukan bagi mahasiswa S1 Hukum yang ingin memperoleh kompetensi praktis tambahan sebelum memasuki dunia kerja. Sertifikat yang diperoleh juga diarahkan untuk menjadi bagian dari dokumen pendamping ijazah atau SKPI.

READ -  Bukti Nyata Pembangunan Sektor Kesehatan, IPAL Puskesmas Poncokusumo Malang Ramah Lingkungan

Dorong Profesionalisme SDM Hukum

Perwakilan Forjasi Lentera Indonesia, Rachmatika Ramadhani, mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah untuk menjawab kebutuhan dunia kerja yang kini tidak hanya membutuhkan lulusan sarjana, tetapi juga tenaga profesional dengan kompetensi yang terukur.

“Kerja sama ini adalah langkah nyata kami untuk menjawab kebutuhan pasar. Saat ini BUMN, Pemda provinsi, kabupaten dan kota, serta swasta tidak hanya butuh sarjana, tapi butuh profesional bersertifikat BNSP,” ujar Rachmatika.