Di Tengah Popularitas Fast Food, Mahasiswa UTM Mengajak Anak-anak Keleyan Mengenal Pangan Lokal

jatiminfo.id
Mahasiswa FKIP Universitas Trunojoyo Madura (UTM) bersama siswa SDN Keleyan 2 usai kegiatan edukasi tentang pangan sehat dan pengenalan pangan lokal di Desa Keleyan, Bangkalan. (Foto: Jatiminfo.id).

Bangkalan – Makanan cepat saji kian dekat dengan keseharian anak-anak. Rasa yang menarik, bentuk yang menggugah selera, serta kemudahan untuk mendapatkannya membuat burger, kentang goreng, nugget, dan berbagai makanan olahan menjadi pilihan yang akrab.

Di tengah kebiasaan tersebut, sekelompok mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) memilih mengenalkan cara pandang lain kepada anak-anak di Desa Keleyan, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Mereka mengajak anak-anak memahami bahwa memilih makanan bukan semata-mata soal rasa dan penampilan, melainkan juga tentang manfaat yang diberikan bagi tubuh.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan pada 28–29 Agustus 2026, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UTM memberikan edukasi tentang pentingnya membatasi konsumsi makanan cepat saji secara berlebihan sekaligus mengenalkan pangan lokal bergizi, salah satunya jagung.

READ -  HIMAHISYA Gelar Bakti Sosial dan Maulid Nabi di Bangkalan, Mahasiswa Turun ke Masyarakat

Kegiatan tersebut menyasar anak-anak usia dini dan sekolah dasar di TK Dharma Wanita Persatuan 01 Keleyan dan UPTD SDN Keleyan 2, Desa Keleyan, Kabupaten Bangkalan.

Edukasi disampaikan melalui pendekatan yang disesuaikan dengan dunia anak-anak. Peserta diajak mengenali makanan yang biasa mereka konsumsi, kemudian memahami alasan pentingnya memilih makanan berdasarkan kandungan dan manfaatnya bagi tubuh.

Perwakilan tim mahasiswa, Karisma, mengatakan bahwa kebiasaan memilih makanan perlu diperkenalkan sejak usia dini karena pada masa itulah anak-anak mulai membentuk pola konsumsi dalam kehidupan sehari-hari.