Bejat! Remaja Surabaya Tak Berdaya Diperkosa Bergantian di Rumah Sepi Usai Diancam Pelaku

jatiminfo.id
Ilustrasi gambar pelecehan (Foto : Radar Sukabumi).

“Saya takut karena diancam video itu akan disebarkan kalau saya tidak menuruti kemauan mereka. Saat itu saya benar-benar bingung karena dibawah tekanan, saya sempat melawan namun saya tidak berdaya,” ujar korban sebagaimana tertuang dalam keterangan yang disampaikan kepada penyidik.

Berdasarkan pengakuan korban kepada Jatiminfo.id, pihak keluarga korban mengungkapkan bahwa jumlah terduga pelaku pemerkosaan tidak hanya dua orang sebagaimana yang tertuang dalam surat laporan polisi. Keluarga meyakini ada tiga orang yang diduga memiliki keterlibatan dalam peristiwa tersebut, yakni berinisial RH, WR, dan VN.

“Kami berharap penyidik mengusut kasus ini secara menyeluruh. Menurut pengakuan anak kami, bukan hanya dua orang, tetapi ada tiga orang yang diduga terlibat, yaitu RH, WR, dan VN. Jangan sampai ada pihak yang lolos dari proses hukum,” ujar salah seorang anggota keluarga korban kepada Jatiminfo.id. Jumat, (24/7/2026).

READ -  Pengukuhan Guru Besar Unitomo, Prof. Ully Dorong Batik Indonesia Menjadi Kekuatan Industri Fashion Dunia

Kasus ini terungkap setelah beberapa hari terdapat perubahan sikap pada korban. Orang tua korban yang curiga langsung mendesak buah hati mereka untuk bercerita. Bagaikan disambar petir di siang bolong, hati orang tua mana yang tak hancur mendengar pengakuan pilu dari anak perempuannya.

Atas peristiwa tersebut, pada 30 Juni 2026, keluarga korban secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana itu ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Laporan tersebut diterima dan teregistrasi dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/207/VI/2026/SPKT/Polres Pelabuhan Tanjung Perak/Polda Jawa Timur.