Aksi Dullo Sampang untuk Ibu Suray Tuai Simpati, Publik Pertanyakan Program RTLH

jatiminfo.id
Dullo Sampang bersama Kepala Desa Jaddung, Kusnadi saat di berada Desa Jaddung, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. (Foto: Istimewa).

Tak butuh waktu lama, Dullo langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya. Saat melihat rumah yang nyaris ambruk dan harus disangga agar tetap berdiri, ia mengaku tersentuh dan memutuskan membuka penggalangan dana melalui siaran langsung TikTok.

Respons masyarakat pun begitu besar. Bantuan terus mengalir melalui saweran digital dan transfer donasi dari berbagai daerah. Berkat dukungan tersebut, pembangunan rumah layak huni untuk Ibu Suray mulai dikerjakan sejak Jumat (1/5/2026). Kini, pondasi awal rumah baru sudah mulai berdiri.

Sebelumnya, Ibu Suray juga sempat menyampaikan permohonan bantuan dalam bahasa Madura melalui video yang diunggah ulang Dullo.

“Menta tolong sengko’ ka ba’en Na’ Dullo, ta’ andhi’ roma sengko’ Na’ Dullo. Menta’a bellas engko’ kaneserre Na’ Dullo,” ucapnya lirih.

READ -  Ironi Madura: Mesin Triliunan Rupiah yang Sengaja Dibiarkan Miskin

Ucapan tersebut berarti, “Minta tolong aku padamu Nak Dullo, aku tidak punya rumah. Kasihanilah aku.”

Melihat langsung kondisi tempat tinggal itu, Dullo mengaku tak kuasa menahan rasa haru.

“Kandhangnga etongka, mela para’ robbowa. Ya Allah, kaula ngennes, ta’ tega,” katanya.

Kini, harapan baru mulai tumbuh bagi Ibu Suray. Rumah layak huni perlahan dibangun lewat gotong royong warga dan solidaritas publik. Namun di tengah proses tersebut, pengakuan Kepala Desa Jaddung soal usulan RTLH yang tak kunjung terealisasi masih menyisakan tanda tanya besar.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Disperkimhub Sumenep, Ach. Dzulkarnain, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut.