Bejat! Remaja Surabaya Tak Berdaya Diperkosa Bergantian di Rumah Sepi Usai Diancam Pelaku

jatiminfo.id
Ilustrasi gambar pelecehan (Foto : Radar Sukabumi).

Surabaya – Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih. Peribahasa itu seolah menjadi gambaran getir yang dialami NEP (14), seorang remaja putri asal Surabaya. Di usia yang seharusnya dipenuhi mimpi dan harapan, korban kini harus memikul trauma mendalam setelah diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh dua pemuda berinisial RH dan WR.

Berdasarkan keterangan korban dalam laporan polisi, dugaan tindak pidana tersebut terjadi pada Minggu, 21 Juni 2026, sekitar pukul 21.30 WIB, di sebuah rumah yang ditempati salah satu terduga pelaku, WR, di kawasan Tambak Wedi Lama Gang I, Surabaya, ketika kondisi rumah dalam keadaan sepi.

Bukti Laporan Polisi yang dimiliki korban.

Menurut keterangan korban, peristiwa kelam itu bermula ketika RH menghubungi korban dan mengajaknya melakukan hubungan badan. Korban mengaku mendapat ancaman bahwa video pribadi yang diduga melibatkan dirinya dan WR akan disebarluaskan apabila ia menolak permintaan tersebut. Merasa ketakutan dan berada di bawah tekanan, korban akhirnya menuruti kemauan RH.

READ -  Wali Kota Eri Siapkan Poling Publik, Warga Bakal Tentukan Arah Pembangunan Surabaya

Tak lama kemudian, RH menjemput korban di dekat kediamannya dan membawanya ke rumah WR. Sesampainya di lokasi, korban diduga mengalami kekerasan seksual yang dilakukan secara bergantian oleh kedua terduga pelaku. Dalam kondisi tertekan, korban disebut tidak mampu memberikan perlawanan.