Warga Sentol Laok Resah, Galian C Dekat Permukiman Diduga Tak Berizin

jatiminfo.id
Potret salah satu alat besar saat sedang melakukan aktivitas galian di Dusun Tenggina, Desa Sentol Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep. (Foto: Istimewa).

Sumenep – Aktivitas tambang galian C di Dusun Tenggina, Desa Sentol Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, kembali menjadi sorotan warga. Pengerukan tanah yang disebut telah berlangsung sejak 2018 itu hingga kini masih terus berjalan dan diduga kini menggunakan alat berat jenis excavator.

Keberadaan lokasi tambang yang sangat dekat dengan permukiman membuat warga merasa resah. Beberapa rumah disebut hanya berjarak sekitar 20 hingga 25 meter dari bibir galian. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran, terutama saat hujan turun maupun ketika alat berat mulai beroperasi di area tambang.

Warga mengaku sudah berkali-kali meminta agar aktivitas pengerukan dihentikan. Permohonan itu bahkan disebut telah disampaikan kepada pemerintah desa, namun hingga kini aktivitas tambang tetap berlangsung.

READ -  Gelar Diskusi Publik, IMM dan BEM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

“Sudah beberapa kali kami memohon agar penggalian dihentikan, termasuk kepada kepala desa. Tapi sampai sekarang tetap berjalan. Sekarang malah sudah pakai excavator,” ujar seorang warga kepada media ini.

Tak hanya terganggu debu dan kebisingan kendaraan tambang, warga kini mulai khawatir terjadi pergeseran tanah di sekitar rumah mereka. Mereka takut pengerukan yang terus dilakukan dapat berdampak pada kondisi bangunan tempat tinggal warga.

“Setiap hari kami dihantui rasa takut. Jarak rumah dengan galian sangat dekat. Kalau tanahnya terus dikeruk, bukan tidak mungkin pondasi rumah retak atau ambles. Kalau sampai longsor, kami yang pertama kena,” kata warga lainnya.