Viral! Dugaan Aksi Arogan Oknum TNI di Warung Madura, Warganet Desak Penyelidikan

jatiminfo.id
Tangkap layar Aksi Arogan Oknum TNI di Warung Madura. (Foto: Istimewa).

Jakarta – Viral di media sosial, sebuah insiden dugaan penganiayaan yang menyeret nama oknum anggota TNI aktif terjadi di Warung Madura DRP Toko Adi Jaya pada Minggu (03/05/2026). Peristiwa tersebut memicu perhatian publik setelah narasi kejadian dan video keributan beredar luas di berbagai platform media sosial.

Informasi yang beredar menyebutkan, kericuhan bermula saat seorang pelanggan yang diduga merupakan anggota TNI membeli rokok dan melakukan pembayaran menggunakan QRIS. Namun, diduga terjadi persoalan dalam transaksi pembayaran yang kemudian memicu perdebatan antara pelanggan dengan penjaga warung perempuan.

Situasi memanas ketika suami penjaga warung ikut menengahi pertengkaran tersebut. Ia disebut tidak terima istrinya mendapat ucapan yang dinilai merendahkan. Dalam narasi yang beredar, pelanggan itu diduga melontarkan kalimat bernada menyindir terkait kemampuan pembayaran pihak warung.

READ -  Soal Kasus Korupsi Dana Hibah, 17 Tersangka Hingga Kini Belum Ditahan, KAKI Jatim: Ada Apa?

Cekcok pun berujung ricuh. Oknum pelanggan tersebut diduga berupaya melakukan pemukulan terhadap penjaga warung maupun suaminya. Suasana di lokasi semakin mencekam setelah pelanggan itu disebut menghubungi sejumlah rekannya yang diduga berasal dari satu batalyon.

Tak lama kemudian, sekitar 15 orang datang ke lokasi kejadian. Kehadiran mereka disebut membuat situasi semakin tegang lantaran diduga terjadi intimidasi hingga nyaris berujung pengeroyokan terhadap suami penjaga warung.

Tak hanya menimbulkan ketakutan, sejumlah barang dagangan di warung juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terinjak saat keributan berlangsung. Warga sekitar pun sempat dibuat resah setelah korban disebut dibawa oleh rombongan tersebut, sehingga memunculkan dugaan adanya tindakan intimidatif dan penyalahgunaan kewenangan.