Warga Kokop Keluhkan Listrik Kerap Padam, PLN ULP Blega Disorot soal Gangguan Voltase

jatiminfo.id
Kantor PLN ULP Blega. (Foto : Jatiminfo.id).

Bangkalan – Pelayanan kelistrikan PT PLN (Persero) ULP Blega, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, mendapat sorotan warga. Gangguan listrik berupa pemadaman berulang dan tegangan voltase yang naik turun dikeluhkan karena diduga menyebabkan kerusakan peralatan elektronik serta kerugian.

Keluhan tersebut salah satunya datang dari warga Kecamatan Kokop. Hingga Rabu (21/10/2026), warga mengaku masih merasakan gangguan tegangan listrik yang dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari dan menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan perangkat elektronik di rumah mereka.

Rohman, warga Desa Durjan, Kecamatan Kokop, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan PLN ULP Blega. Menurut dia, pemadaman listrik yang berulang serta kondisi tegangan yang tidak stabil menjadi persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

READ -  Alat Perekaman e-KTP di Kokop Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Layanan Adminduk yang Tak Kunjung Dibuka

“Sudah berjalan hampir 1 bulan listrik saluran dari ULP PLN Blega yang sering mati hidup, memang pelayanannya tidak becus. Sudah lama persoalan ini dikeluhkan kepada pihak PLN, tetapi tidak digubris,” ujar Rohman, Rabu (21/10/2026).

Keluhan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai tindak lanjut PLN dalam menangani gangguan kelistrikan di wilayah terdampak. Warga berharap persoalan ini tidak sekadar dicatat sebagai laporan gangguan, tetapi ditangani melalui pemeriksaan teknis dan langkah perbaikan yang nyata.

Gangguan voltase bukan persoalan sepele. Selain mengganggu kenyamanan, tegangan listrik yang tidak stabil berpotensi memengaruhi kinerja dan merusak peralatan elektronik tertentu.