Upah Pekerja Mandek, Dinas Pendidikan Bangkalan Ancam Laporkan CV Pelaksana

jatiminfo.id
Ali Yusri Purwanto, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. (Foto : Jatiminfo.id,2025).

Bangkalan – Sejumlah polemik dalam proyek pembangunan gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Bangkalan berdampak langsung pada aktivitas sekolah. Hingga kini, beberapa gedung sekolah yang telah selesai dibangun belum bisa digunakan lantaran pihak sekolah belum menerima kunci bangunan dari CV pelaksana proyek.

Salah satu persoalan yang mencuat adalah belum dibayarkannya upah para tukang bangunan, meski pekerjaan fisik telah lama rampung. Kondisi tersebut terjadi di SDN Tlagah 1, Kecamatan Galis. Para pekerja mengeluhkan hak mereka yang belum diterima hingga sekarang, padahal pembangunan gedung sekolah tersebut telah selesai sejak Oktober 2025 lalu.

Situasi serupa juga terjadi di beberapa sekolah lainnya. Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan membenarkan adanya sejumlah CV rekanan yang hingga kini belum menyelesaikan kewajibannya, baik kepada pekerja maupun kepada pihak sekolah.

READ -  Pekerja Tak Gunakan APD, Proyek Bangunan Pagar SDN Tanah Merah Dajah 1 Diduga Langgar Aturan

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Ali Yusri Purwanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memanggil beberapa CV terkait untuk dimintai klarifikasi dan penyelesaian.

“Kami sudah memanggil dan melakukan klarifikasi terhadap CV-CV yang belum menyelesaikan kewajibannya. Total ada empat SDN yang terdampak, yakni SDN Tlagah 1, SDN Kranggan Barat, SDN Separah 1, dan SDN Bringin,” ujar Yusri saat dikonfirmasi, Selasa (30/12/2025).

Menurut Yusri, permasalahan tersebut tidak hanya merugikan para pekerja, tetapi juga menghambat proses belajar mengajar karena gedung yang seharusnya sudah bisa dimanfaatkan justru belum dapat digunakan.