Opini  

“Susu Mbok Darmi” dan Seni Menjual Ketaksaan

jatiminfo.id
Heri Isnaini.

Susu Mbok Darmi bekerja dengan cara yang berbeda. Ketaksaannya tidak perlu dipaksakan sebab sudah tertanam di dalam sistem bahasa Indonesia. Kata susu memang mempunyai dua makna leksikal yang sama-sama sah. Ketika dipadukan dengan nama seorang perempuan, kedua makna itu aktif secara bersamaan sebelum konteks menentukan mana yang dimaksud. Dalam psikolinguistik, keadaan ini dikenal sebagai lexical ambiguity activation, yaitu proses ketika lebih dari satu makna sebuah kata muncul secara simultan di dalam benak pembaca.

Inilah yang membedakan Susu Mbok Darmi dari sebagian besar merek lain. Ketaksaan tidak berada pada slogan, visual, ataupun narasi iklan. Ketaksaan justru melekat pada identitas mereknya. Setiap kali nama itu disebut, proses interpretasi kembali berlangsung. Nama tersebut tidak pernah berhenti menjadi iklan.

READ -  Mojo Bangkit atau Mojo Bangkrut?

Keunikan itu ternyata tidak berhenti pada nama merek. Ia diperkuat oleh tagline yang digunakan perusahaan, yaitu “Sehatkan tubuhmu dengan susuku.” Sekilas, slogan ini tampak seperti ajakan yang lazim dalam iklan minuman kesehatan. Akan tetapi, jika dibaca secara lebih cermat, ia justru mempertahankan ketaksaan yang telah dibangun oleh nama mereknya. Kata susuku secara denotatif berarti susu yang diproduksi atau dijual oleh Mbok Darmi. Namun, sebab kata susu juga berarti payudara, slogan tersebut sekaligus membuka pembacaan lain yang lebih sugestif. Ketaksaan tidak dihapus malah justru diperpanjang.