“Cek Kesehatan Gratis ini merupakan program nasional. Karena itu, bagaimana cakupan dan pemerataannya bisa meningkat, kami di Puskesmas Geger berinisiatif membentuk inovasi CEK-IN, yaitu Cek Kesehatan Gratis Terintegrasi,” ujar Ajrul Muslihin. Sabtu, (5/9/2026).
Menurutnya, konsep CEK-IN bukan sekadar kegiatan pemeriksaan kesehatan, tetapi merupakan bentuk integrasi pelayanan dengan berbagai kegiatan yang sudah berlangsung di tengah masyarakat.
“Pelaksanaannya kami integrasikan dengan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. Misalnya ketika ada kegiatan Fatayat NU, kemudian ada mahasiswa yang sedang KKN di desa-desa, kami berkolaborasi dan hadir di sana untuk melakukan cek kesehatan gratis,” jelasnya.
Dengan pola tersebut, masyarakat tidak perlu secara khusus datang ke fasilitas pelayanan kesehatan hanya untuk mendapatkan pemeriksaan awal. Petugas Puskesmas dapat hadir di lokasi kegiatan masyarakat sehingga akses terhadap layanan kesehatan menjadi semakin mudah.
Ajrul menegaskan, pendekatan jemput bola tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.
“Harapan kami, melalui inovasi CEK-IN ini masyarakat semakin mudah mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Jadi kami tidak hanya menunggu masyarakat datang ke Puskesmas, tetapi kami juga berupaya hadir di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, hasil pemeriksaan tersebut juga dapat menjadi langkah awal untuk mengetahui faktor risiko maupun kondisi kesehatan masyarakat sehingga apabila ditemukan adanya indikasi tertentu, masyarakat dapat memperoleh tindak lanjut pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan.

