Penguatan bidang penelitian STKIP PGRI Bangkalan juga ditandai dengan masuknya kampus tersebut dalam klaster madya perguruan tinggi tahun 2025.
Pengelompokan itu berkaitan dengan sejumlah indikator kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, seperti publikasi ilmiah, penelitian, pengabdian, kekayaan intelektual, buku, penulis, serta jejaring dan afiliasi kerja sama.
Tidak hanya melalui penelitian dan publikasi, mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan juga didorong mengikuti berbagai program kompetitif yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Program tersebut antara lain Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).
Keterlibatan mahasiswa dalam program tersebut memberikan pengalaman untuk mengembangkan gagasan, menyusun proposal, menjalankan penelitian atau kegiatan pemberdayaan masyarakat, hingga mempertanggungjawabkan hasil program secara sistematis.
“Harapan kami, capaian prestasi mahasiswa dalam publikasi ilmiah secara nasional ini dapat menjadi motivasi bagi adik-adik tingkat mereka,” kata Fajar.
Ia mengatakan kampus tidak ingin mahasiswa hanya berorientasi pada perolehan gelar akademik. Mahasiswa juga diharapkan memiliki pengalaman dalam penelitian, kompetisi, organisasi, olahraga, seni, serta berbagai kegiatan pengembangan diri lainnya.
Bagi 221 mahasiswa yang mengikuti Wisuda Sarjana ke-39, kelulusan menjadi penanda berakhirnya satu tahap pendidikan sekaligus awal perjalanan baru.

