Proyek Pembangunan Pagar SDN Tanah Merah Dajah 1 Diduga Jadi Ajang Mencari Keuntungan

jatiminfo.id
Kedalaman pondasi pembangunan pagar sekolah SDN Tanah Merah Dajah 1 diduga tidak sesuai spek RAB, (Foto : Jatiminfo.id, 2025).

Bangkalan — Proyek pembangunan pagar sekolah di SDN Tanah Merah Dajah 1, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, yang menelan anggaran lebih dari Rp200 juta, diduga sarat dengan praktik mencari keuntungan pribadi.

Pasalnya, besi yang digunakan tidak sesuai ketentuan sebagai mana mestinya. Tak hanya besi yang tidak sesuai, melainkan Kedalaman pondasi yang diduga tidak sesuai dengan standar pembangunan proyek yang menggunakan anggaran negara.

Besi kolom yang digunakan untuk ngecor pembangunan pagar sekolah SDN Tanah Merah Dajah 1 diduga tidak sesuai ukuran.

Dugaan tersebut disampaikan oleh Ketua LSM Pejuang Reformasi Indonesia (PRI), Syaiful Anam mengungkapkan, adanya sejumlah kejanggalan di lapangan, termasuk ukuran besi dan Kedalaman pondasi yang tidak sesuai ketentuan.

Menurutnya, hasil investigasi timnya menemukan sejumlah kejanggalan pada material yang digunakan dalam proyek tidak sesuai standar pembangunan proyek yang menggunakan anggaran negara.

READ -  Proyek Pembangunan Pagar Sekolah SMPN 3 Burneh Tanpa Papan Nama, Diduga Sarat Penyimpangan

“Besi kolom yang dipakai untuk bahan cor itu hanya berukuran 8 mm dan 6 mm, seharusnya menggunakan ukuran yang lebih besar sesuai standar konstruksi. Ini kami duga sudah tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang semestinya,” ujar Syaiful Anam, Ketua LSM Pejuang Reformasi Indonesia (PRI).

Selain itu, Syaiful juga menyoroti kualitas konstruksi pada bagian pondasi pagar yang dinilainya tidak memenuhi standar.