Proyek Pembangunan Pagar SDN Tanah Merah Dajah 1 Diduga Jadi Ajang Mencari Keuntungan

jatiminfo.id
Kedalaman pondasi pembangunan pagar sekolah SDN Tanah Merah Dajah 1 diduga tidak sesuai spek RAB, (Foto : Jatiminfo.id, 2025).

“Kedalaman pondasi pagar hanya sekitar 50 cm. Apakah itu tidak terlalu dangkal untuk ukuran bangunan pagar sekolah? Kami sangat meragukan kekuatan dan ketahanan bangunan tersebut,” tegas Syaiful

Syaiful menduga pelaksanaan proyek tersebut tidak mengacu pada standar teknis yang benar dan berpotensi menimbulkan kerugian negara.

“Kami menduga pelaksanaan proyek pagar sekolah ini tidak mengacu pada standar teknis yang semestinya, sehingga ada indikasi proyek ini dijadikan ajang mencari keuntungan. Jika dibiarkan, hal seperti ini bisa berpotensi menimbulkan kerugian negara,” tambahnya

Syaiful juga meminta pihak konsultan pengawas agar menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.

“Kami meminta kepada konsultan pengawas agar betul-betul menjalankan tugasnya dengan baik dan mengawasi secara ketat proyek pembangunan pagar SDN Tanah Merah Dajah 1 ini, supaya dikerjakan sesuai dengan RAB dan standar teknis yang berlaku,” pungkasnya.

READ -  Pentingnya Validasi Data yang Akurat, Komisi I DPRD Gandeng BPS Bahas Sensus Ekonomi Bangkalan

Sementara itu, pihak pelaksana proyek pembangunan pagar sekolah SDN Tanah Merah Dajah 1, yakni CV. Muncul Jaya, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pribadinya terkait kebenaran temuan LSM Pejuang Reformasi Indonesia (PRI) dan kesesuaian pengerjaan proyek dengan RAB, memilih bungkam dan tidak memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.