“Semoga kita semua tetap menjadi santri alumni yang muttasil, yaitu alumni yang sudah pamit dari pondok pesantren namun tetap erat dalam hubungannya,” lanjutnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam, KH. Sirojul Umam Nuruddin, M.Th.I., dalam sambutannya mengingatkan bahwa hubungan antara guru dan murid merupakan ikatan yang tidak akan terputus oleh waktu maupun jarak.
“Hubungan guru dan murid adalah hubungan abadi yang tak lekang oleh waktu,” tuturnya.
Ketua Umum terpilih Alumni Al Hikam, Fathur Rahman, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan arah baru organisasi melalui pembentukan biro UMKM sebagai wadah pemberdayaan ekonomi alumni. Ia menyebutkan bahwa langkah tersebut juga akan bersinergi dengan program One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur.
“Salah satunya dengan membersamai dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan OPOP Jawa Timur yang sudah setiap tahunnya alumni Al Hikam berpartisipasi di dalam dunia entrepreneurship,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya solidaritas ekonomi di kalangan alumni agar kebermanfaatan semakin luas dirasakan. Selain itu, ia menegaskan bahwa alumni tidak perlu menunggu undangan formal untuk menghadiri kegiatan organisasi.
“Sebagai bagian dari keluarga besar Al Hikam, para alumni sejatinya tidak memerlukan undangan formal untuk hadir dalam setiap kegiatan. Karena alumni itu juga bagian dari keluarga. Maka sejatinya tidak perlu menunggu undangan untuk hadir, karena kebersamaan ini adalah panggilan hati,” ujarnya.

