Bangkalan – Regenerasi atlet taekwondo di Kabupaten Bangkalan mulai menunjukkan hasil. Club Taekwondo HIPERMAX Indonesia sukses mencuri perhatian setelah 11 atlet binaannya naik podium pada Kejuaraan Internasional Ksatria Nusantara PBTI Series Road to 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 di GOR Jayabaya, Kota Kediri. Ajang bergengsi tersebut diikuti 1.232 atlet dari 85 tim yang berasal dari delapan provinsi.
Dari kejuaraan yang berlangsung selama 5–7 Juni itu, kontingen HIPERMAX Indonesia membukukan prestasi membanggakan. Empat medali emas, empat medali perak, dan tiga medali perunggu berhasil dibawa pulang. Raihan tersebut sekaligus mengukuhkan Bangkalan sebagai salah satu daerah yang mulai diperhitungkan dalam pembinaan atlet taekwondo usia dini.

Empat medali emas dipersembahkan Devina Indara Salsabila pada nomor Kyorugi Junior Under 42 Putri, Naura Nadiva Oktavia pada nomor Poomsae Pra Cadet B, Rafa Alfarezel pada nomor Kyorugi Cadet Under 33 Putra, serta Gibran Atharazka Alefi pada nomor Kyorugi Pra Cadet A Under 20 Putra.
Sementara empat medali perak diraih Karina Calystasyafia Efendi, Anindya Rhevarina Nudefri, Celena Barlanta, dan Avica Zahra Septianti. Tiga medali perunggu disumbangkan Ihmada Khamelia Putri Humaidi, Ida Rohayu, serta Fari Haidar Rizqullah.

