Kiai Lirboyo Ingatkan Dugaan Khianat di Muktamar ke-35 NU: Pilih Pemimpin Buruk Berdosa hingga Kiamat!

jatiminfo.id
Para alim ulama sepuh saat melaksanakan Muktamar yang ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlokasi di Kediri, JawaTimur. (Foto : Istimewa).

Dalam penyampaian hasil keputusan, para Kiai Sepuh mengeluarkan 7 (tujuh) tuntutan dan nasihat moral yang tajam:

Hentikan Transaksi dan Rekayasa Politik

Mengencam keras segala bentuk transaksi money politics, tekanan, rekayasa, maupun pengondisian yang merusak makom keulamaan dan kedaulatan muktamirin.

Kedaulatan Utuh Muktamirin

Meminta seluruh panitia dan pihak terkait untuk menjamin kemerdekaan para pemilik suara (pengurus wilayah/cabang) agar tidak terintimidasi, terprovokasi, atau dikarantina secara sepihak.

Peringatan Penting bagi Pemerintah

Kiai Sepuh meyakini Presiden bersikap netral. Namun, para kiai mengecam keras oknum pejabat, menteri, atau pihak bawahannya yang menjual isu “restu presiden” untuk menekan mental peserta secara psikologis.

Desakan Tindakan Tegas Presiden

Para kiai meminta Presiden bertindak tegas terhadap oknum pejabat/menteri yang terbukti melakukan intervensi. Para kiai sepuh menyatakan siap menghadap Presiden secara langsung untuk menyampaikan bukti-bukti keprihatinan demi menjaga kehormatan pemerintah dan kemandirian NU.

READ -  Refleksi Harlah Lakpesdam Sumenep Jadi Ruang Evaluasi dan Gagasan Baru

Hentikan Tindakan Tak Terpuji

Mengimbau pihak-pihak yang mencoba merusak proses muktamar untuk segera bertaubat dan menghentikan perbuatannya sebelum terlambat.

Muktamar Bermartabat

Mengajak seluruh warga NU menggunakan akal sehat, hati jernih, dan akhlakul karimah dalam memilih kepengurusan PBNU mendatang.

Penyebaran Tausiyah secara Luas

Hasil tausiyah ini disebarkan secara terbuka kepada seluruh struktur NU, panitia, pemerintah, dan masyarakat luas sebagai benteng moral jam’iyah.