Surabaya – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menjajaki peluang kerja sama kelembagaan dengan Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (Unair) dalam pengembangan program pengabdian kepada masyarakat berbasis inovasi.
Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan koordinasi yang digelar di Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga, Surabaya, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal menuju penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai dasar kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendukung pembangunan desa dan perdesaan yang berkelanjutan.
Dari pihak Kemendes PDT, hadir Direktur Advokasi dan Kerja Sama Desa dan Perdesaan, Dr. H. Dwi Rudi Hartoyo, S.Sos., M.Si. Kehadirannya mewakili komitmen Kemendes PDT dalam membuka ruang sinergi dengan institusi pendidikan tinggi guna memperkuat peran akademisi dalam pembangunan desa.
Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga, Prof. Dr. dr. AC Romdhoni, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp.Onk. (K), FICS, menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan program pengabdian masyarakat yang selaras dengan arah kebijakan pembangunan desa nasional serta kebutuhan institusional perguruan tinggi.
Agenda pertemuan difokuskan pada penjajakan ruang lingkup kerja sama, pembahasan rencana pengembangan program pengabdian masyarakat berbasis inovasi, serta pertukaran pandangan mengenai kesiapan masing-masing institusi dalam mendukung implementasi program yang terukur dan berkelanjutan.

