Kebijakan Pimpinan Kampus Jadi Sorotan, BEM KM STKIP PGRI Bangkalan: Benahi Fasilitas dan Administrasi

jatiminfo.id
Pengurus BEM KM STKIP PGRI Bangkalan, mengabadikan foto bersama pimpinan kampus usai audiensi terkait tuntutan perbaikan fasilitas, administrasi, dan kebijakan akademik. (Foto: Jatiminfo.id, 2026).

Presiden Mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan, Abdur Rohman, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi fasilitas kampus yang dinilai belum memadai untuk menunjang proses pembelajaran.

“Fasilitas kampus hingga saat ini masih jauh dari kata layak. Kondisi ini berdampak langsung pada kualitas akademik mahasiswa,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Ketua STKIP PGRI Bangkalan, Fajar Hidayatullah, M.Pd, menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi dan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa.

“Kami akan mengevaluasi dan berkomitmen terhadap apa yang menjadi tuntutan BEM KM. Semua masukan ini menjadi catatan penting bagi kami,” kata Fajar.

Audiensi ditutup dengan penandatanganan pernyataan sikap atau press release sebagai bentuk komitmen awal pimpinan kampus.

Abdur Rohman menegaskan, BEM KM akan terus mengawal komitmen tersebut.

READ -  Dibalik Perdamaian Kasus Makruf dengan H. Kur, Ternyata Ada Pertemuan dengan Anak H. Kur

“Pihak kampus harus segera memberikan penjelasan dan tindakan yang jelas agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan merugikan mahasiswa,” pungkasnya.

Dalam audiensi itu, BEM KM STKIP PGRI Bangkalan membawa empat tuntutan, sebagai berikut:

  • Mendesak Ketua STKIP PGRI Bangkalan agar lebih aktif dan terlibat dalam kegiatan organisasi mahasiswa (Ormawa).
  • Menuntut Wakil Ketua II (Waka II) melakukan perbaikan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana kampus.
  • Menuntut Waka II membuka transparansi administrasi dan keuangan mahasiswa.
  • Menuntut Wakil Ketua I (Waka I) menertibkan serta menyinkronkan kebijakan akademik agar tidak tumpang tindih.