Pamekasan – Jurnalis Muda Pamekasan (JMP) menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Mengenal Jurnalistik” di STIS As-Salafiyah Pamekasan, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi generasi muda sekaligus membekali peserta dengan pemahaman dasar mengenai dunia jurnalistik yang profesional dan bertanggung jawab.
Pembina JMP, Andikur Rahman, hadir sebagai pemateri utama. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak peserta untuk memandang jurnalistik bukan sekadar aktivitas menulis atau menyebarkan informasi, melainkan sebuah disiplin ilmu yang menjunjung tinggi kebenaran demi kepentingan publik.
Menurut Andikur, di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat dituntut memiliki kemampuan memilah informasi yang benar agar tidak mudah terpengaruh berita bohong atau hoaks.
“Jurnalistik bukan hanya soal menulis berita. Yang paling penting adalah menghadirkan informasi yang telah melalui proses verifikasi sehingga dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Wartawan yang telah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers sejak 2017 itu menjelaskan tiga prinsip utama dalam menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas.
Pertama, disiplin verifikasi. Setiap berita harus memenuhi unsur 5W+1H serta melalui proses check and re-check atau konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.
“Informasi tidak boleh langsung dipercaya tanpa klarifikasi. Verifikasi adalah ruh dari jurnalistik,” tegasnya.

