Investasi Besar Masuk Jatim, PT Utama Lestari Indonesia Siapkan SDM Konstruksi Tersertifikasi

jatiminfo.id
Desain pamflet investasi PT Utama Lestari Indonesia. (Foto : Istimewa).

Pada masa konstruksi, proyek tersebut disebut berpotensi menyerap sekitar 40.000 tenaga kerja.

Selain Gresik, sektor migas di Bojonegoro juga menjadi salah satu sumber peluang. Pengembangan Blok Cepu disebut memiliki produksi sekitar 180.000 barel per hari. ExxonMobil juga disebut akan menggarap tiga proyek baru dengan nilai sekitar USD472,2 juta atau sekitar Rp7,15 triliun.

Kontrak pengelolaan juga diperpanjang hingga 2055 dengan rencana investasi mencapai USD10 miliar.

Peluang investasi lainnya datang dari rencana pengembangan Kawasan Industri Wiraraja Madura. Nota kesepahaman Indonesia-Tiongkok pada 5 Agustus 2026 disebut turut membuka peluang investasi baru di kawasan tersebut.

Kebutuhan SDM Kompeten

Menurut PT Utama Lestari Indonesia, besarnya aktivitas pembangunan harus diimbangi dengan kesiapan SDM. Tenaga profesional di bidang teknik sipil, struktur, mekanikal dan elektrikal (MEP), kelistrikan, K3, hingga manajemen proyek akan menjadi bagian penting dalam menopang proyek-proyek tersebut.

READ -  Di Balik Program Revitalisasi Sekolah di Jatim: Dugaan Jaringan Pengawal Usulan dan Isu Potongan Dana Mengemuka

Karena itu, sertifikasi kompetensi dinilai bukan sekadar dokumen pelengkap, tetapi menjadi salah satu instrumen untuk memastikan tenaga profesional memiliki kemampuan sesuai standar yang dibutuhkan industri.

PT Utama Lestari Indonesia juga mendorong perusahaan dan perguruan tinggi untuk membangun kapasitas asesor kompetensi internal.

Dengan tersedianya asesor kompetensi, perusahaan maupun institusi pendidikan diharapkan dapat lebih aktif mendukung proses sertifikasi tenaga kerja melalui jaringan Tempat Uji Kompetensi (TUK).