Maka, perlu ada gerakan perlawanan radikal yang dimulai dari kesadaran kolektif untuk memboikot ritel modern dan mengalihkan seluruh aktivitas belanja ke warung-warung tetangga sendiri. Regulasi zonasi yang mandul harus digugat, dan para pejabat publik yang obral izin harus dimintai pertanggungjawaban secara terbuka. Madura harus merebut kembali kedaulatan ekonominya sebelum seluruh tanah dan urat nadi kehidupannya habis dikuasai dan dihisap oleh gurita kapitalisme waralaba tersebut.
Penulis:
Masduki Fadli, seorang aktivis di Bangkalan.

