Gelar Diskusi Publik, IMM dan BEM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

jatiminfo.id
Deklarasi Solidaritas Andrie Yunus oleh PC IMM Sumenep dan BEM Sumenep atas inside yang terjadi kepada Andrie Yunus penyiraman air keras. (Foto : Jatiminfo.id).

“Kasus Novel Baswedan mengajari kita bahwa tanpa desakan yang kuat dari publik, kasus seperti ini bisa menguap begitu saja. Kami di Madura bersama kawan-kawan aktivis mahasiswa, tidak ingin Andrie Yunus bernasib sama. Keadilan harus dituntut sejak awal, bukan setelah bertahun-tahun larut dalam ketidakpastian,” kata Asip.

Deklarasi Solidaritas IMM Kabupaten Sumenep menyatakan akan terus memantau perkembangan penyelidikan kasus ini dan tidak akan berhenti menyuarakan tuntutan keadilan bagi Andrie Yunus selama proses hukumnya belum memberikan kepastian yang nyata.

Acara yang dihadiri ratusan mahasiswa dan aktivis itu diparipurnai dengan pembacaan dan penandatanganan Deklarasi Solidaritas Aktivis-Mahasiswa Madura oleh seluruh perwakilan organisasi yang hadir.

Pertama, mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus secara cepat, transparan, dan profesional, tidak hanya menyentuh pelaku lapangan tetapi juga mengungkap aktor intelektual yang mendalangi serangan.

READ -  Diduga Hina Siswa “Tolol dan Miskin”, Oknum Guru SMPN 2 Bangkalan Menuai Kecaman Wali Murid

Kedua, mendesak pemerintah untuk menjamin seluruh biaya pengobatan dan pemulihan kesehatan Andrie Yunus hingga sembuh sepenuhnya. Ketiga, mendesak negara untuk segera menerbitkan regulasi perlindungan pembela HAM yang komprehensif, memiliki mekanisme respons cepat, dan berpihak pada korban.

Keempat, menuntut dihentikannya segala bentuk intimidasi, pengawasan berlebih, dan kriminalisasi terhadap aktivis, jurnalis, mahasiswa, serta elemen masyarakat sipil yang menjalankan fungsi kontrol demokratis.