Ia juga menyoroti besarnya harapan publik terhadap kepemimpinan baru BGN untuk memulihkan kepercayaan masyarakat, memperkuat disiplin pengelolaan anggaran, memastikan pemerataan distribusi makanan, serta meningkatkan akuntabilitas program MBG secara keseluruhan.
Terkait penunjukan pimpinan baru BGN, Alan mengakui masih terdapat keraguan dari sebagian masyarakat dan netizen terhadap sosok pengganti. Namun demikian, ia menilai semua pihak perlu bersikap objektif dan memberikan kesempatan kepada pimpinan baru untuk menunjukkan kinerjanya.
“Terlepas dari berbagai pandangan yang berkembang, kita harus tetap fair dan memberikan kesempatan kepada pimpinan baru untuk bekerja dan membuktikan kemampuannya dalam memperbaiki tata kelola program,” katanya.
Menurutnya, langkah yang tidak kalah penting adalah memastikan adanya transparansi kepada publik mengenai alasan pencopotan pejabat sebelumnya, hasil evaluasi yang telah dilakukan, serta langkah-langkah konkret yang akan ditempuh pemerintah untuk mencegah terulangnya persoalan yang sama di kemudian hari.
“Pergantian pimpinan tidak hanya menjadi simbol perubahan, tetapi juga momentum untuk melakukan reformasi tata kelola MBG secara menyeluruh demi tercapainya tujuan program yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

