Sumenep – Akhir-akhir ini, warga Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, dihebohkan dengan adanya Bantuan Sosial yang diduga tidak tepat sasaran. Dugaan itu bermula karena tidak dilakukan pemutakhiran data secara menyeluruh.
Hal itu ditegaskan oleh Pj. Kepala Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu Sumenep, Taufiqurrahman agar segeran dilakukan verifikasi data secara menyeluruh. Menurutnya, selama ini banyak bantuan tidak tepat sasaran karena kurangnya koordinasi dalam proses pendataan.
“Banyak undangan Bansos tidak tepat sasaran. Terkadang orang kaya pun dapat bantuan, alangkah baiknya terlebih dahulu dilakukan verifikasi dan koordinasi dengan aparatur desa,” ujarnya. Jumat, (10/04/2026).
Bagi Taufiq, selama ini bantuan dari pusat, seperti Bantuan Sosial seringkali diterima oleh warga yang secara ekonomi tergolong mampu, sementara warga miskin justru terlewatkan, ini tidak adil, semua bantuan harus tepat sasaran.
“Selama ini banyak yang tidak tepat sasaran penyaluran bantuan bansos dari pusat. Terkadang orang kaya pun juga dapat akibat data warga yang disampaikan tidak koordinasi dengan pemerintah desa,” katanya.
Ia mengaku selama ini sering merasa heran ketika nama-nama penerima bantuan muncul tanpa sepengetahuan mereka sebagai aparatur desa.
“Kami di desa kadang-kadang merasa aneh ketika nama penerima bansos muncul. Banyak warga miskin tidak ada dalam data itu. Karena data bukan dari kami,” tambahnya
