Pada hari yang sama, Kapolsek Konang bersama jajarannya memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba melalui program Sekolah Anti Narkoba. Para siswa diberikan pemahaman tentang dampak buruk narkotika terhadap masa depan serta pentingnya menjaga pergaulan yang sehat.
Hari ketiga diisi dengan materi tentang Sekolah Ramah, Aman, dan Nyaman. Melalui sesi ini, peserta didik diajak membangun budaya saling menghargai, menjunjung tinggi nilai kebersamaan, serta menolak segala bentuk perundungan sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif.
Sementara itu, pada hari keempat, tenaga kesehatan dari Puskesmas Konang memberikan edukasi mengenai pentingnya gizi remaja, pola hidup sehat, dan konsumsi makanan bergizi seimbang. Setelah sesi tersebut, seluruh peserta didik bersama dewan guru melaksanakan Deklarasi Sekolah Anti Perundungan sebagai bentuk komitmen bersama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, ramah, dan bebas dari bullying.
Puncak kegiatan berlangsung pada hari kelima melalui acara penutupan MPLS Ramah yang dipimpin langsung oleh Kepala UPTD SMPN 1 Konang, Abdul Rasid. Penutupan dilanjutkan dengan pentas seni yang menampilkan beragam bakat dan kreativitas peserta didik baru, mulai dari tari tradisional, menyanyi, pembacaan puisi, pidato, musik, hingga berbagai penampilan lainnya.
Kepala UPTD SMPN 1 Konang, Abdul Rasid, mengatakan bahwa MPLS Ramah bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, kepedulian, serta semangat meraih prestasi kepada seluruh peserta didik baru.

