Bangkalan — Dua mahasiswa program MBKM Kewirausahaan (KWU) Youthpreneur Impact Academy menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Dari Minyak Jelantah Menjadi Cahaya” di Telang Indah RT 2 RW 3, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Sabtu (8/11/2025).
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya pengembangan kewirausahaan berbasis inovasi hijau. Kegiatan berlangsung di bawah bimbingan Ni Putu Rizky Amani, S.Psi., M.Psi., selaku dosen pendamping.
Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya mengelola limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah, agar tidak mencemari lingkungan. Melalui pendekatan interaktif, tim memperkenalkan inovasi pengolahan minyak bekas menjadi lilin aromaterapi ramah lingkungan yang memiliki nilai guna sekaligus nilai jual.
Para mahasiswa juga memaparkan proses teoritis pembuatan lilin aromaterapi, mulai dari penyaringan minyak jelantah hingga pencampuran bahan aromatik alami.
Tim memperkenalkan Ecolume, produk inovatif hasil karya kelompok wirausaha Mesana Group. Lilin aromaterapi ini menjadi simbol kreativitas mahasiswa dalam menciptakan solusi sederhana untuk mengatasi permasalahan lingkungan.
“Ecolume tidak hanya berfungsi sebagai pengharum ruangan yang menenangkan, tetapi juga memiliki makna bahwa dari sesuatu yang dianggap limbah, bisa lahir ‘cahaya’ baru yang membawa manfaat,” ujar Fawaidul Firdaus, ketua tim pelaksana kegiatan.
