Warga Telang Indah RT 2 RW 3 terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka aktif berdiskusi dan menanyakan potensi ekonomi dari olahan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah tersebut.
Salah satu warga, Ibu Tantowi, yang juga merupakan warga setempat, menyampaikan apresiasinya atas edukasi yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang sudah datang memberi pengetahuan baru. Biasanya minyak bekas kami buang begitu saja, tapi sekarang kami tahu bisa diolah menjadi lilin aromaterapi yang wangi dan bernilai jual. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya dengan semangat.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Melati Fawaidul Firdaus dan Anisatur Rohmah, dua mahasiswa aktif yang tergabung dalam program MBKM KWU Youthpreneur Impact Academy. Keduanya berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola limbah serta memanfaatkannya sebagai peluang usaha berkelanjutan.
Sebagai bentuk apresiasi, tim memberikan reward kepada warga yang paling aktif selama kegiatan berlangsung. Acara kemudian ditutup dengan penegasan komitmen tim terhadap pengabdian yang edukatif, inspiratif, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan serta pemberdayaan masyarakat lokal.
“Kami ingin menunjukkan bahwa solusi lingkungan bisa dimulai dari rumah, dengan langkah sederhana namun berdampak besar,” tambah Melati.

