Bangkalan – Memprihatinkan! Kondisi SDN Tlagah 2 kian mengkhawatirkan. Diketahui, atap dan plafon bangunan sekolah ambruk, sehingga proses belajar mengajar dilaksanakan di rumah warga untuk menghindari risiko yang lebih besar, Senin (12/1/2026).
Insiden tersebut membuat sebagian siswa dipulangkan, sementara siswa lainnya terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di halaman rumah warga sekitar sekolah karena ruang kelas tidak lagi aman digunakan.

Bangunan SDN Tlagah 2 diketahui telah berdiri sejak puluhan tahun lalu. Hingga kini, belum ada perbaikan signifikan yang dilakukan, sehingga kondisi gedung tua tersebut dinilai tidak lagi layak huni dan berisiko bagi keselamatan siswa serta tenaga pendidik.
Kepala Sekolah SDN Tlagah 2, Fatmawati, menyampaikan kekhawatiran serius terhadap keselamatan anak didiknya. Ia menegaskan bahwa kondisi bangunan sekolah saat ini sangat rawan, terlebih di tengah cuaca yang tidak menentu.
“Kami sangat berharap pemerintah daerah dan dinas terkait segera turun tangan. Jangan menunggu sampai ada korban, mengingat kondisi cuaca saat ini cukup ekstrem,” tegasnya.
Peristiwa ini menjadi alarm bagi dunia pendidikan di daerah tersebut. Keselamatan siswa seharusnya tidak dipertaruhkan, sementara aktivitas belajar terpaksa berlangsung dalam kondisi darurat. Pihak sekolah berharap adanya langkah cepat dan nyata dari instansi terkait sebelum risiko yang lebih besar terjadi.

